Apa Saja Tes Alergi Anak yang Bisa Dilakukan?

Diposting pada

Ketika anak anda mengalami sebuah alergi pada sebuah zat maupun hal – hal lain yang baru saja kontak dengan tubuh si kecil maka anda tidak perlu merasa khawatir. Anda bisa mencari tahu apakah anak anda mengalami alergi dengan tes alergi anak. Sudah ada banyak sekali obat yang bisa anda gunakan ketika si kecil mengalami sebuah alergi. Tentunya jika anda membeli obat – obatan yang dijual anda harus paham betul dosis yang ada di obat tersebut, karena tentunya ada aturan pemakaian untuk bisa mengkonsumsi obat. Jadi lebih baik anda tidak begitu saja memberikan obat kepada anak anda. Tentunya anda juga bisa membuat obat sendiri dengan cara yang mudah dan juga bahan yang ada mudah untuk anda dapatkan.

Mungkin anda juga penasaran mengenai ciri – ciri anak yang mengalami sebuah alergi. Berikut ini ada beberapa gejala yang bisa menunjukan bahwa anak anda mengalami sebuah alergi sehingga anda bisa lebih mudah dalam memberi penanganan. Gejala tersebut seperti:
• Anak anda tiba – tiba mengalami bersin – bersin yang hebat dan sering dalam waktu yang tidak terlalu berjarak lama.
• Anak secara tiba – tiba mengalami batuk padahal tidak sedang sakit.
• Paling sering adalah anak mengalami kesulitan ketika bernafas. Hal ini yang sering dialami oleh anak yang sedang mengalami alergi.
• Pada tubuh anak tiba – tiba ada ruam.
• Mata anak mengeluarkan air yang kadang dibarengi dengan rasa gatal sehingga anak cenderung menyentuh mata.
• Terkadang ada beberapa bagian dari tubuh yang mengalami sedikit pembengkakan.
Itulah beberapa gejala yang bisa anda gunakan untuk mengetahui apakah anak anda mengalami sebuah alergi. Jika anda belum yakin anak anda mengalami alergi anda juga bisa melakukan tes alergi anak yang bisa membantu anda untuk menegakan diangnosa bahwa anak anda sedang mengalami sebuah alergi. Tentunya hal ini bisa anda lakukan dengan berbagai cara. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengetahui apakah anak anda mengalami alergi. Berikut ini adalah cara yang bisa anda lakukan:

• Tes tusuk kulit.
Skin Prick Test biasanya digunakan pada anak yang dengan umur tidak lebih dari 3 tahun. Anak bisa menggunakan cara ini ketika anak sehat dan tidak sedang ataupun baru saja meminum obat alergi. Jadi bagi anda yang ingin melakukan tes alergi pada anak dengan cara ini maka sebelumnya anda jangan memberikan obat dulu. Biasanya tes ini dilakukan pada bagian lengan yang biasanya diambil pada bagian yang dalam. Caranya adalah bagian kulit yang akan dilakukan pemeriksaan akan diberi ekstrak alergan, estrak ini akan diberikan dengan cara di teteskan. Estrak ini aman digunakan karena bahan yang digunakan di estrak ini merupakan bahan – bahan yang alami. Ketika melakukan penusukan juga menggunakan jarum yang disediakan khusus, tujuan menggunakan jarum khusus ini bisa menghindari pengeluaran darah dan tidak menimbulkan luka pada bagian yang ditusuk. Hasil tes pada cara ini bisa didapatkan ketika sudah 15 menit, jika nantinya anak positif mengalami alergi maka akan menunjukan keadaan tubuh yang muncul bentol – bentol berwarna merah dan biasanya berasa gatal. Namun anda tidak bisa melakukan tes ini dengan sendirinya, anda bisa membawa anak anda ke dokter.

• Tes tempel.
Tes alergi anak lainnya yang bisa anda lakukan adalah tes tempel ataupun yang sering dikenal dengan Patch Test. Sama dengan tes yang sebelumnya, dengan tes yang satu ini anda bisa menggunakannya untuk umur 3 tahun tidak lebih. Sebelum melakukan tes alergi ini 2 hari sebelum dilakukan tes maka pastikan dulu bahwa anak anda tidak boleh berkeringat maupun mandi. Selain itu pada bagian punggung anak juga tidak boleh diberi salep, krim, maupun zat – zat lainnya, pastikan punggung anak selalu kering. Hal ini perlu diperhatikan karena bagian tubuh yang akan dilakukan pemeriksaan adalah pada bagian punggung. Caranya menggunakan tes ini adalah pada bagian punggung anak akan diletakkan berbagai bahan kimia yang diletakkan pada tempat yang khusus dan langusng di tempelkan di punggung. Tes ini akan dilakukan oleh seorang dokter selama 48 jam anak anda tidak diperbolehkan untuk banyak bergerak.

• Tes RAST.
Test ini biasanya dikenal dengan tes Radio Allergo Sorbent. Tes ini biasa dilakukan pada semua umur anak. Sebelum melakukan tes ini anak juga tidak boleh sedang mengkonsumsi obat. Caranyanya adalah darah akan diambil dan dilakukan pengetesan darah sebanyak 2cc yang akan diproses menggunakan sebuah mesin yang sering digunakan adalah komputerisasi. Hasil ini bisa dilihat 4 jam setelah pemeriksaan. Masih ada beberapa tes lainnya yang bisa digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *